Rawat Persatuan Pascaputusan MK, DEMA UIN: Rekonsiliasi Rajut Tenun Kebangsaan
Senin, 29 April 2024 - 11:50 WIB
Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta gelar seminar penguatan literasi politik mahasiswa pasca Pemilu 2024 pada Senin (29/4) pagi di Gedung Teatrikal Library UIN Sunan Kalijaga. Foto/Istimewa
YOGYAKARTA - Mahasiswa dan civitas akademika harus mengambil peran dalam rangka merawat keutuhan dan integritas bangsa, terutama pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2024 . Pemilu 2024 tidak boleh menjadi ladang disintegrasi dan konflik sosial.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Setiawan Al-Fadly dalam seminar penguatan literasi politik mahasiswa pasca Pemilu 2024 di Gedung Teatrikal Library UIN Sunan Kalijaga, Senin (29/4/2024).
Baca juga: Mahfud MD Buka-bukaan soal Langkah Politik Setelah Pilpres 2024
Kegiatan dialog interaktif bertajuk Seminar Kebangsaan ini dihelat dalam upaya memupuk kesadaran rekonsiliasi politik menyambut putusan MK tentang sengketa Pilpres 2024. Seminar Kebangsaan dengan tajuk ‘Mahasiswa dan Rekonsiliasi Kebangsaan: Merawat Kohesi Sosial Pasca Putusan MK Demi Demokrasi Bermartabat’ ini dikemas dengan dialog interaktif.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Setiawan Al-Fadly dalam seminar penguatan literasi politik mahasiswa pasca Pemilu 2024 di Gedung Teatrikal Library UIN Sunan Kalijaga, Senin (29/4/2024).
Baca juga: Mahfud MD Buka-bukaan soal Langkah Politik Setelah Pilpres 2024
Kegiatan dialog interaktif bertajuk Seminar Kebangsaan ini dihelat dalam upaya memupuk kesadaran rekonsiliasi politik menyambut putusan MK tentang sengketa Pilpres 2024. Seminar Kebangsaan dengan tajuk ‘Mahasiswa dan Rekonsiliasi Kebangsaan: Merawat Kohesi Sosial Pasca Putusan MK Demi Demokrasi Bermartabat’ ini dikemas dengan dialog interaktif.
Lihat Juga :