9 Fakta Gempa Garut Menurut BMKG, Salah Satunya Spektrum Luas
Senin, 29 April 2024 - 07:50 WIB
2. Gempa Kedalaman Menengah
Menurut Daryono, jenis gempa kedalaman menengah, yang dipicu deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa barat, dengan mekanisme sumber gempa pergerakan geser-naik (oblique thrust).3. Gempa Dalam Lempeng
Daryono mengatakan, para ahli lazim menyebutnya sebagai gempa dalam lempeng (intra-slab earthquake) akibat pecahnya batuan dalam slab lempeng. Salah satu keistimewaan gempa intra slab adalah sanggup meradiasikan guncangan gempa (ground motion) yang lebih dahsyat dari gempa lain dengan sumber lain.4. Bukan Gempa Megatrust
Daryono menegaskan bahwa gempa M6,2 ini bukan gempa megathrust, yang dibuktikan dengan data penampang melintang hiposenter (cross-section) yang menunjukkan hiposenter gempa terletak di dalam slab Lempeng Samudra Indo-Australia.5. Hanya Diikuti Satu Gempa Susulan
Gempa utama hanya diikuti oleh satu gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo 3,1 yang terjadi pada 27 April 2024 pukul 23.45.13 WIB.6. Miskin Gempa Susulan
Daryono menjelaskan, gempa utama miskin gempa susulan (lack of aftershock) karena batuan slab Lempeng Samudra Indo-Australia bersifat homogen, elastis, dan tidak mudah rapuh (ductile).Lihat Juga :