9 Fakta Gempa Garut Menurut BMKG, Salah Satunya Spektrum Luas

Senin, 29 April 2024 - 07:50 WIB
Pj Bupati Garut Barnas Ajidin meninjau kerusakan salah satu ruangan di RSUD Pameungpeuk, Minggu (28/4/2024). Salah satu fasilitas umum ini turut terdampak guncangan gempa M6,2 Sabtu (27/4/2024) malam. FOTO/MPI/FANI FERDIANSYAH
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fakta-fakta tentang gempa M6,2 yang berpusat di Samudera Hindia, selatan Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024) pukul 23.29.47 WIB. Salah satunya, gempa memiliki spektrum luas yang mencakup wilayah selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Gempa Garut berkekuatan M6,2 terasa cukup kuat hingga Jakarta. Gempa ini juga menyebabkan 110 unit rumah rusak dengan korban luka 8 orang. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari merinci tingkat kerusakan rumah, meliputi 3 unit rumah rusak berat (RB), 21 unit rumah rusak sedang (RS), 34 unit rumah rusak ringan (RR), 11 unit rumah terdampak, dan 41 unit rumah rusak.



Baca juga: Gempa Garut Sebabkan 110 Rumah Rusak

9 Fakta Gempa Garut

1. Berpusat di Laut

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Senin (29/4/2024), mengatakan, gempa berpusat di laut (Samudera Hindia) pada jarak 156 Km arah barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman hiposenter 70 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!