PB IDI: Uji Coba Calon Vaksin COVID-19 di Indonesia Sangat Penting

Selasa, 18 Agustus 2020 - 11:52 WIB
Zubairi menerangkan uji klinis tahap I itu biasanya untuk mengetahui calon vaksin ini aman atau tidak. Pada tahap II itu, untuk melihat aman dan efektif, serta besaran dosisnya. Zubairi menjelaskan uji klinis tahap III untuk melihat efektivitas dan daya lindung dari calon vaksin tersebut.

Beda tahap II dan III itu jumlah orang yang disuntik calon vaksin. Uji klinis tahap II melibatkan ratusan orang. Sedangkan tahap III harus melibatkan ribuan orang dan uji di banyak negara.

Zubairi mengungkapkan saat ini di dunia ada gerakan one day sooner. Jadi, nantinya orang-orang atau sukarelawan divaksin dan ditulari COVID-19. Sampai saat ini sudah ada sekitar 34.000 orang dari 157 negara yang mendaftar. (Baca juga: Presiden Diminta Turun Tangan Menyelesaikan Masalah Hibah Merek Merdeka Belajar)

“Ini lebih berat lagi. Ini tidak terkait dengan Bandung. Ini siapa yang lebih cepat berguna (vaksin), kalau divaksin kemudian kebal. Kalau di-challenge ditulari, dia tidak akan tertular,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!