Prabowo-Gibran Butuh PKB meski saat Pilpres Jadi Sasaran Jurus Slepet Cak Imin

Kamis, 25 April 2024 - 17:20 WIB
Diketahui, berdasarkan hasil Pemilu 2024, PKB diperkirakan memiliki 68 kursi DPR RI. Partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini masuk lima besar dari total delapan partai yang lolos ke Senayan.

"Kedua, meskipun memiliki hubungan tidak harmonis dengan PBNU, PKB merupakan satu-satunya partai politik yang diyakini menjadi representasi dari kekuatan politik kaum Nahdliyin, yang merupakan kekuatan Islam moderat terbesar di Indonesia," ujar Umam.

Saat ini, di koalisi Prabowo-Gibran baru ada Partai Amanat Nasional (PAN) selaku partai berbasis ormas Islam, Muhammadiyah. Maka, kata Umam, masuknya PKB akan mengokohkan dukungan politik Islam moderat terhadap pemerintahan baru Prabowo-Gibran.

"Ketiga, jika Prabowo-Gibran membuka pintu bagi masuknya PKB dan menahan PKS untuk berada di luar, langkah itu akan mencitrakan komitmen ideologis pro-Islam moderat dari pemerintahan baru Prabowo-Gibran," katanya.

Keempat, kedekatan Prabowo-Gibran dengan PKB akan mendekatkan pemerintahan baru dengan basis massa Nahdliyin. Basis pemilih loyal PKB, kata Umam, terbukti mengalami split ticket voting di Pemilu 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!