9 April 2024, PBNU Gelar Rukyatul Hilal Tentukan 1 Syawal di 60 Titik

Minggu, 07 April 2024 - 14:26 WIB
Sementara itu, Ketua LF PBNU, KH Sirril Wafa mengatakan bahwa mekanisme penentuan awal bulan syar'iyyah oleh PBNU adalah melalui Rukyatul Hilal. Setelah terlebih dahulu dilakukan perhitungan/Hisab sebagai upaya prediktif sebagaimana tertuang dalam Almanak PBNU.

Rukyatul hilal itu sendiri merupakan verifikasi untuk melengkapi persyaratan ilmiah dalam konteks Saint dan syar'iyyah dalam konteks keagamaan.

"Menurut hasil perhitungan falakiyah LF PBNU, sebagaimana tertera dalam almanak resminya, tanggal 1 Syawal bertepatan hari Rabu Pahing 10 April 2024," kata Sirril.

Maka meskipun pihaknya telah melakukan perhitungan/hisab untuk tahun berapa pun yang diinginkan. Namun hal itu baru tahap prediksi saintifik dan belum memenuhi persyaratan syar'iyyah sebagaimana dikehendaki oleh pesan Nash (Al-Qur'an dan Sunnah/Hadis).

"Namun demikian, secara organisasi, LFPBNU tetap akan menunggu hasil Sidang Isbat Pemerintah dan Ikhbar PBNU untuk menjaga kebersamaan dan mengurangi perbedaan. Sidang Isbat Pemerintah (Kemenag) sendiri digelar sebagai upaya menyatukan sikap kebersamaan di antara elemen-elemen masyarakat," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!