Prabowo-Gerindra Dinilai Tak Bisa Berpangku Tangan ke Jokowi di Masa Transisi

Selasa, 02 April 2024 - 22:19 WIB
Chief Research Officer Political Strategy Group (PSG) Muhammad Ahsan Ridhoi.

Baca juga: Tim Hukum AMIN Dibentuk Setahun Lalu, Refly Harun: Karena Gibran Terlibat!

Kedua, kata dia, Partai Gerindra harus lebih lentur dalam menjalin komunikasi di parlemen. Ahsan menilai yang terjadi selama ini adalah kebekuan komunikasi dalam proses legislasi di parlemen akibat garis api kelompok koalisi dan oposisi.

“Ketiga, Gerindra mesti memanfaatkan secara serius momentum Pilkada 2024 sebagai jalan regenerasi figur politik nasional guna menjaga dan meningkatkan basis suara pada pemilu selanjutnya," imbuhnya.

Ahsan menilai untuk membalik keadaan, mau tak mau Gerindra wajib memaksimalkan perjuangan di pilkada serentak November 2024. Posisi Gerindra sebagai partai pengusung utama Prabowo, harus dimanfaatkan sebesar mungkin untuk menjaring sosok-sosok potensial dari internal maupun wajah baru dari luar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!