Jelang Arus Mudik, BPKH Gandeng DMI Revitalisasi Masjid dan Mushala di Terminal se-Pulau Jawa
Selasa, 02 April 2024 - 11:05 WIB
“Sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan kemaslahatan dalam asnaf peningkatan sarana dan prasarana ibadah, setelah sukses dalam merivitalisasi masjid terminal se-Jabodetabek pada tahun lalu, tahun ini BPKH kembali menyalurkan bantuan Program Berkah Ramadan Revitalisasi 20 Masjid Terminal untuk 4 Wilayah Provinsi di Pulau Jawa. Revitalisasi telah rampung dilaksanakan, sehingga pemudik dapat langsung memanfaatkannya dalam perjalanan menuju kampung halaman," ujar Fadlul Imansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Emir Rio Krishna.
Dijelaskannya, dalam penyalurannya program kemaslahatan tersebut BPKH berkolaborasi dengan DMI. BPKH ingin membantu jemaah yang akan mudik atau pada saat arus balik nanti untuk tetap dengan aman dan nyaman melaksanakan ibadah salat.
Menurut Fadlul, bantuan itu bersumber dari nilai manfaat hasil pengembangan Dana Abadi Umat (DAU) yang digunakan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat, yang nilai pokoknya tetap ada dan terus bertambah. "Dengan demikian, tidak ada dana setoran awal yang digunakan untuk kegiatan kemaslahatan. Semoga kehadiran program kemaslahatan ini dapat menjadi manfaat untuk memberikan kemudahan bagi umat," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi langkah BPKH yang kembali membatu dan berkomitmen dalam menyalurkan kemaslahatan serta merevitalisasi masjid dan musala.
Menurut JK, perbaikan ini akan sangat bermanfaat bagi para pemudik. "Sebagaimana kita ketahui, terminal adalah tempat para musafir menunaikan ibadah wajibnya lewat jama maupun qasar, apalagi jelang musim mudik ini," katanya.
JK menambahkan bahwa perhatian terhadap rumah ibadah khususnya masjid dan musala perlu didukung. Apalagi, masjid dan musala di terminal.
"DMI ingin memfasilitasi itu, melayani, dan meningkatkan fungsi keagamaan di masjid, kalau masjidnya bersih dan rapih maka salat pun akan menjadi khusyu. Masjid itu tempat persatuan, meningkatnya fungsi masjid bukan hanya tempat salat tapi juga tempat bersosialisasi, nantinya orang dapat nyaman pulang mudik dan beribadah dengan baik di musala ataupun masjid itu," tutur JK.
Dijelaskannya, dalam penyalurannya program kemaslahatan tersebut BPKH berkolaborasi dengan DMI. BPKH ingin membantu jemaah yang akan mudik atau pada saat arus balik nanti untuk tetap dengan aman dan nyaman melaksanakan ibadah salat.
Menurut Fadlul, bantuan itu bersumber dari nilai manfaat hasil pengembangan Dana Abadi Umat (DAU) yang digunakan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat, yang nilai pokoknya tetap ada dan terus bertambah. "Dengan demikian, tidak ada dana setoran awal yang digunakan untuk kegiatan kemaslahatan. Semoga kehadiran program kemaslahatan ini dapat menjadi manfaat untuk memberikan kemudahan bagi umat," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) mengapresiasi langkah BPKH yang kembali membatu dan berkomitmen dalam menyalurkan kemaslahatan serta merevitalisasi masjid dan musala.
Menurut JK, perbaikan ini akan sangat bermanfaat bagi para pemudik. "Sebagaimana kita ketahui, terminal adalah tempat para musafir menunaikan ibadah wajibnya lewat jama maupun qasar, apalagi jelang musim mudik ini," katanya.
JK menambahkan bahwa perhatian terhadap rumah ibadah khususnya masjid dan musala perlu didukung. Apalagi, masjid dan musala di terminal.
"DMI ingin memfasilitasi itu, melayani, dan meningkatkan fungsi keagamaan di masjid, kalau masjidnya bersih dan rapih maka salat pun akan menjadi khusyu. Masjid itu tempat persatuan, meningkatnya fungsi masjid bukan hanya tempat salat tapi juga tempat bersosialisasi, nantinya orang dapat nyaman pulang mudik dan beribadah dengan baik di musala ataupun masjid itu," tutur JK.
Lihat Juga :