PDIP Khawatir PPP Korban Operasi Politik karena Tak Lolos Parlemen

Senin, 25 Maret 2024 - 19:04 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024). Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - PDIP khawatir dengan PPP yang dicurigai menjadi korban politik karena tak lolos parlemen. Suara PPP di bawah ambang batas parlemen 4 persen.

"Kami sangat khawatir terhadap PPP," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024).



Baca juga: PPP Tak Lolos Ambang Batas Parlemen, PDIP Dukung Gugat Hasil Pileg 2024 ke MK

Partainya bakal berkomitmen membantu PPP. PDIP tidak menginginkan partai bersejarah hilang dari negara Indonesia.

"Sejak perhitungan suara yang pertama, kami mengajak PPP untuk bersama-sama di pusat data PDIP. Bahkan, pada Pemilu 2019 kami diperintahkan Ibu Mega yang memegang amanat Mbah Maimoen untuk membantu PPP karena sejarahnya. PDIP tidak ingin sejarah partai Ka'bah dihilangkan dari sejarah republik ini," ujar Hasto.

Menurut dia, persoalan yang dihadapi PPP yakni berhadapan dengan berbagai macam operasi politik. Upaya operasi politik ini juga dirasakan partai pendukung Ganjar-Mahfud yakni Partai Perindo dan Hanura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!