BMKG Sebut Gempa Bawean Jadi Guncangan Terkuat di Laut Jawa
Minggu, 24 Maret 2024 - 16:26 WIB
"Berbeda dengan gempa kerak samudra yang batuan bersifat homogen dan elastik sehinga biasanya miskin gempa susulan bahkan terkadang tidak diikuti gempa susulan meskipun magnitudo gempanya cukup besar. Gempa susulan lazim terjadi pascagempa kuat dan bukan untuk ditakuti. Banyaknya gempa susulan justru dapat memberi informasi peluruhan gempa sehingga kita dapat mengestimasi kapan berakhirnya gempa susulan," jelasnya.
Daryono menyebutkan, Gempa Bawean mulai meluruh. Hasil monitoring BMKG hingga Minggu (24/3/2024) pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 239 kali gempa, dengan frekuensi kejadian yang semakin jarang.
"Jika hari Jumat (22/3/2024) dalam satu jam dapat terjadi 19 kali gempa, maka data terkini Minggu (24/3/2024) menunjukkan dalam 1 jam terjadi 2-3 kali gempa. Semoga kondisi tektonik sumber gempa di Bawean segera stabil dan aman kembali," tutupnya.
Daryono menyebutkan, Gempa Bawean mulai meluruh. Hasil monitoring BMKG hingga Minggu (24/3/2024) pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 239 kali gempa, dengan frekuensi kejadian yang semakin jarang.
"Jika hari Jumat (22/3/2024) dalam satu jam dapat terjadi 19 kali gempa, maka data terkini Minggu (24/3/2024) menunjukkan dalam 1 jam terjadi 2-3 kali gempa. Semoga kondisi tektonik sumber gempa di Bawean segera stabil dan aman kembali," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :