Nasdem Tegaskan Pelaksanaan Pilkada Tetap Digelar November 2024

Jum'at, 15 Maret 2024 - 09:47 WIB
Pria yang akrab disapa Tobas ini menjelaskan, penolakan Pilkada dimajukan lantaran tak ingin proses pelaksanaan terganggu. Apalagi, kata Tobas, sedari awal KPU telah tetapkan pelaksanaan Pilkada digelar pada November 2024.

"Terkait dengan pelaksanaan Pilkadanya, tahapannya itu nanti akan ada tahapan-tahapan pelaksanaann yang saling beririsan dan tentu akan sulitkan proses pelaksanaan Pilkada tersebut," ucap Tobas.

Di sisi lain, Pilkada dimajukan juga akan berdampak pada sistem tata negara. Pasalnya, kata Tobas, ada juga wacana pelantikan DPRD dimundurkan.

"Sehingga jika (Pilkada) dimajukan ke September, maka pelaksanaan pilkada tanpa adanya pengawasan dari DPRD, karena DPRD yang lama sudah selesai, sementara DPRD yang baru belum dilantik," ucap Tobas.

"Sehingga tanpa adanya pengawasan DPRD, maka hanya akan ada eksekutif yang terlibat dalam prosss tahapan Pilkada tersebut. Dan ini nanti akan menjadi catatan penting ketika kepala daerahnya itu adalah PJ dan berlangsung tanpa pengawasan," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!