Menag: Ramadan Jadi Introspeksi Diri, Kembali Bergandeng Tangan usai Pemilu 2024

Senin, 11 Maret 2024 - 07:07 WIB
Dia mengimbau masyarakat tidak mempertajam perbedaan yang muncul. Hal itu termasuk perbedaan di mana menentukan awal Ramadan.

"Jika ada perbedaan itu biasa saja, termasuk beda menentukan awal Ramadan. Mari saling menghormati, mari kita saling cari titik temu. Yang sama tidak dibedakan, yang beda tidak usah dipersamakan," katanya.

Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi menuturkan Sidang Isbat merupakan momentum penting dalam menjaga persatuan. Dia berharap masyarakat menghormati adanya perbedaan pandangan.

"Kami menghormati semua pandangan. Kami berharap Sidang Isbat mencapai kesepakatan harmonis dan memberi kepastian umat Islam memulai ibadah puasa," ucapnya.

Sidang Isbat 1 Ramadan 1445 H digelar secara luring dan dihadiri perwakilan ormas Islam, perwakilan Duta Besar negara sahabat, Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!