Canda Wapres soal Ramadan: Jangan Puasa Belakangan, Lebaran Ikut yang Duluan

Kamis, 07 Maret 2024 - 18:17 WIB
Wapres pun mengatakan bahwa setiap organisasi Islam besar di Indonesia baik Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama (NU) punya kriteria sendiri untuk menentukan awal Ramadan.

"Perbedaan Ramadan saya kira itu sudah menjadi, setiap ada tinggi hilal di bawah 2 derajat, pasti ada perbedaan, karena perbedaan kriteria, pemerintah NU, dan berbagai ormas itu menganggap bahwa harus tingginya bisa di rukyah, nah Muhammadiyah itu lihatnya asal wujud saja. Karena itu untuk menyamakan kriteria ini kan belum ketemu," papar Wapres.

Diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa tanggal 11 Maret, sementara pemerintah maupun NU masih akan menunggu hasil dari Sidang Isbat pada 10 Maret mendatang.

Baca juga: Wapres Harap Hak Angket Tak Sampai kepada Pemakzulan Preside

"Kalau mungkin besok Muhammadiyah masuk Senin, mungkin pemerintah Selasa, ya silakan Senin atau Selasa," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!