Deretan 3 Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Siapa Saja Mereka?
Kamis, 29 Februari 2024 - 20:18 WIB
Meskipun tidak melalui pendidikan militer formal, Soedirman dipromosikan menjadi Jenderal karena prestasinya. Selama Agresi Militer Belanda, Soedirman tetap bertempur meskipun kondisinya sakit parah.
Salah satu tokoh militer besar di Indonesia ini meninggal pada 29 Januari 1950 setelah penyakit TBC yang dideritanya semakin parah.
Soedirman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1964. Sedangkan pangkat kehormatan jenderal besar TNI didapatnya pada 30 September 1997.
FOTO/IST
Jenderal Besar AH Nasution lahir di Desa Hutapungkut, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1918.
Nasution memiliki peran penting dalam sejarah militer Indonesia, terutama dalam mencanangkan taktik gerilya selama Agresi Militer Belanda I dan sebagai satu-satunya Jenderal yang selamat dari peristiwa G30S.
Pada peringatan HUT ABRI tahun 1997, Nasution diberi pangkat kehormatan jenderal besar, seperti Soeharto dan Jenderal Soedirman.
Salah satu tokoh militer besar di Indonesia ini meninggal pada 29 Januari 1950 setelah penyakit TBC yang dideritanya semakin parah.
Soedirman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1964. Sedangkan pangkat kehormatan jenderal besar TNI didapatnya pada 30 September 1997.
2. AH Nasution
FOTO/IST
Jenderal Besar AH Nasution lahir di Desa Hutapungkut, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1918.
Nasution memiliki peran penting dalam sejarah militer Indonesia, terutama dalam mencanangkan taktik gerilya selama Agresi Militer Belanda I dan sebagai satu-satunya Jenderal yang selamat dari peristiwa G30S.
Pada peringatan HUT ABRI tahun 1997, Nasution diberi pangkat kehormatan jenderal besar, seperti Soeharto dan Jenderal Soedirman.
Lihat Juga :