Kampanyekan Gerakan Nasional Literasi Digital, Kemkominfo Gelar Webinar untuk Pelajar di Tangerang
Kamis, 29 Februari 2024 - 17:33 WIB
“Keamanan digital memang agak sedikit ribet, tapi yang sedikit ribet itu yang bisa membuat keamanan kita terjaga. Jangan mudah percaya dengan apa yang kita lihat di media sosial, karena tidak ada yang aman 100% di dunia digital, yang bisa kita lakukan adalah mengurangi resikonya sedapat mungkin. Selalu berfikir kritis, jangan mudah memberi informasi dan menerima informasi dari orang lain,” tutur Beavola.
Sejalan dengan paparan Beavola, Khanza Putri sebagai seorang Key Opinion Leader (KOL) juga menyampaikan urgensi menggunakan teknologi secara bijak, terutama untuk anak. Sebagai narasumber ketiga, Khanza mengingatkan para pengguna media digital untuk tidak malas membaca dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Dia mengajak untuk bijak dalam menggunakan teknologi termasuk bersosial media. Pemahaman akan jenis sosial media, seperti Facebook, Instagram dan Youtube perlu disampaikan oleh orang tua, sembari membimbing, mengawasi dan membatasi anak dalam mengakses sosial media yang sesuai dengan usia.
“Kesimpulannya adalah kita dapat mencapai kecakapan digital jika kita tahu dan paham ragam dan perangkat lunak yang menyusun lanskap digital, dengan mengetahui dan memahami kedua lanskap digital ini kita akan bisa lebih paham cara penggunaan teknologi,” tutur Khanza.
Kegiatan webinar juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pembicara. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan siswi adalah, bagaimana cara agar kita tidak menjadi korban cyber bullying di sosial media.
Pertanyaan ini dijawab oleh Abdullah Hasyim. Menurutnya, pelaku cyber bullying ataupun cyber stalking adalah orang yang tidak beretika dan tidak jujur pada diri sendiri karena seringkali menggunakan akun palsu.
"Kita sebagai pengguna teknologi harus menjadi diri sendiri, miliki satu akun saja serta gunakan teknologi secara bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," ucapnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia #MakinCakapDigital melalui berbagai kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut silahkan kunjungi Website www.literasidigital.id, Instagram @literasidigitalkominfo , Facebook Page Literasi Digital Kominfo dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.
Sejalan dengan paparan Beavola, Khanza Putri sebagai seorang Key Opinion Leader (KOL) juga menyampaikan urgensi menggunakan teknologi secara bijak, terutama untuk anak. Sebagai narasumber ketiga, Khanza mengingatkan para pengguna media digital untuk tidak malas membaca dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.
Dia mengajak untuk bijak dalam menggunakan teknologi termasuk bersosial media. Pemahaman akan jenis sosial media, seperti Facebook, Instagram dan Youtube perlu disampaikan oleh orang tua, sembari membimbing, mengawasi dan membatasi anak dalam mengakses sosial media yang sesuai dengan usia.
“Kesimpulannya adalah kita dapat mencapai kecakapan digital jika kita tahu dan paham ragam dan perangkat lunak yang menyusun lanskap digital, dengan mengetahui dan memahami kedua lanskap digital ini kita akan bisa lebih paham cara penggunaan teknologi,” tutur Khanza.
Kegiatan webinar juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pembicara. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan siswi adalah, bagaimana cara agar kita tidak menjadi korban cyber bullying di sosial media.
Pertanyaan ini dijawab oleh Abdullah Hasyim. Menurutnya, pelaku cyber bullying ataupun cyber stalking adalah orang yang tidak beretika dan tidak jujur pada diri sendiri karena seringkali menggunakan akun palsu.
"Kita sebagai pengguna teknologi harus menjadi diri sendiri, miliki satu akun saja serta gunakan teknologi secara bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain," ucapnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia #MakinCakapDigital melalui berbagai kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut silahkan kunjungi Website www.literasidigital.id, Instagram @literasidigitalkominfo , Facebook Page Literasi Digital Kominfo dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.
(ars)
Lihat Juga :