Aliansi Pemuda Kawal Pemilu Temukan Kecacatan Suara Partai Perindo di Sirekap

Rabu, 28 Februari 2024 - 18:47 WIB
"Bahwa dari rekapan hari, perjampun itu ada yang naik, ada yang turun dalam data tersebut. Maka dari itu kita coba mengkaji ada apa di balik ini. Ternyata Sirekap ini sangat nggak efektif, mungkin KPU bisa mengevaluasi kembali terkait dengan sistem ini," kata Ikhlas dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

Ikhlas menilai bahwa KPU tidak siap dalam penyelenggaraan Pemilu kali ini. Padahal menurut data ICW, kata dia, KPU mendapatkan anggaran sekitar Rp3,5 miliar untuk pengembangan website Sirekap.

"KPU juga lembaga independen, mendapat anggaran dari negara yang snagat besar sekitar Rp3,5 miliar dari data ICW," ucap Ikhlas.

"Kami meminta juga Bawaslu RI melakukan fungsi pengawasan secara optimal dan merekomendasikan penghentian penggunaan Sirekap," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!