Refly Harun Jawab Tudingan Hak Angket Tunjukkan Ketidakpercayaan Diri: Masyarakat Tidak Boleh Bodoh

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:23 WIB
Lebih lanjut ditambah dengan mengecek semua peran-peran orang yang terlibat seperti Istana, TNI/Polri, ataupun negara maka dari sana lah masyarakat akan mengetahui seberapa besar masalah yang didapat.

“Kalau saya yakin masalahnya besar cuman kita nggak berani ngomong, karena kalau kita berani ngomong yang ada kriminalisasi, padahal kita semua masyarakat menuntut pemilu yang jujur,” jelasnya.

Di akhir pembicaraannya, Refly menyebut pemilu hanya bisa dilakukan kalau semua penyelenggaranya berperilaku netral. Sebab harus ada gestur politik untuk menyelesaikan wilayah yang tidak bisa diselesaikan secara bersama.

Baca juga: Menteri Era Gus Dur Sebut Hak Angket Jalan Paling Elegan

“Pemilu hanya bisa dilakukan kalau penyelenggaranya netral, aparatnya netral, presidennya menetralkan itu intinya, kenapa harus ada gesture politik untuk menyelesaikan wilayah tidak bisa diselesaikan secara bersama,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!