Koalisi Indonesia Muda dan Aktivis Sepakat Jaga Demokrasi serta Tolak Polarisasi
Selasa, 13 Februari 2024 - 16:14 WIB
Tidak boleh cenderung menyudutkan salah satu kontestan pada pemilihan yang akan dilakukan sebentar lagi. “Alih-alih memberikan masukan, malah beberapa pemberi kritik ini terindikasi partisan, yang memiliki tujuan elektoral," ujarnya.
Sementara Rizky Abdurrahman Wahid menyampaikan kaum intelektual harus menjaga demokrasi serta menolak segala bentuk polarisasi. "Kita mengkhawatirkan perihal ini ditunggangi kelompok tertentu dan partisan salah satu capres-cawapres. Hal ini akan menyebabkan polarisasi dan kegaduhan di akar rumput. Ini yang harus kita hindari," katanya. Baca juga: Ketum Muhammadiyah Harap Pemilu Ikuti Prinsip Demokrasi, Rakyat Bebas Memilih Tanpa Tekanan
Sedangkan Abraham melihat demokrasi di Indonesia pada saat ini masih sedang baik-baik saja. Dia juga mempertanyakan munculnya sekelompok orang yang mengaku kelompok intelektual yang baru muncul akhir-akhir ini saja, khususnya menjelang masa pencoblosan di Pemilu 2024.
”Seharusnya para intelektual organik tidak hanya sekadar mengkritik saja, melainkan menyiapkan solusi road map blue print menuju Indonesia Bonus Demografi 2030 dan Indonesia Emas 2045," tuturnya.
Sementara Rizky Abdurrahman Wahid menyampaikan kaum intelektual harus menjaga demokrasi serta menolak segala bentuk polarisasi. "Kita mengkhawatirkan perihal ini ditunggangi kelompok tertentu dan partisan salah satu capres-cawapres. Hal ini akan menyebabkan polarisasi dan kegaduhan di akar rumput. Ini yang harus kita hindari," katanya. Baca juga: Ketum Muhammadiyah Harap Pemilu Ikuti Prinsip Demokrasi, Rakyat Bebas Memilih Tanpa Tekanan
Sedangkan Abraham melihat demokrasi di Indonesia pada saat ini masih sedang baik-baik saja. Dia juga mempertanyakan munculnya sekelompok orang yang mengaku kelompok intelektual yang baru muncul akhir-akhir ini saja, khususnya menjelang masa pencoblosan di Pemilu 2024.
”Seharusnya para intelektual organik tidak hanya sekadar mengkritik saja, melainkan menyiapkan solusi road map blue print menuju Indonesia Bonus Demografi 2030 dan Indonesia Emas 2045," tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :