Keluarga Korban Penculikan Minta Indonesia Dibebaskan dari Pemimpin Pelanggar HAM
Minggu, 11 Februari 2024 - 12:20 WIB
Para keluarga korban penculikan, kata Zaenal, tidak ingin Indonesia dipimpin oleh orang yang mempunyai rekam jejak dengan pelanggaran HAM.
"Kami ingin negara ini selamat dari orang yang pernah melakukan kejahatan kejam, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan yang berlangsung hingga kini," katanya.
Zaenal mengatakan, setidaknya para keluarga menginginkan informasi apakah korban penculikan 1998 masih hidup atau tidak. "Karena kami yakin apabila pelanggar ham jadi presiden, maka kasus ini tidak akan dituntaskan," katanya.
Berikut salah satu doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut:
Gusti Allah yang maha baik. Hari ini kami berkumpul di sini, depan istana negara, jumlah kami memang hanya puluhan, tapi kami membawa doa-doa, membawa suara hati yang paling tulus dari ribuan kawan-kawan kami di luar sana.
Gusti Allah yang welas asih, Kami berdiri disini, hanya berkehendak memohon pertolonganmu. Telah panjang perjuangan kami, para ibu-ibu kawan-kawan kami yang dihilangkan.
"Kami ingin negara ini selamat dari orang yang pernah melakukan kejahatan kejam, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan yang berlangsung hingga kini," katanya.
Zaenal mengatakan, setidaknya para keluarga menginginkan informasi apakah korban penculikan 1998 masih hidup atau tidak. "Karena kami yakin apabila pelanggar ham jadi presiden, maka kasus ini tidak akan dituntaskan," katanya.
Berikut salah satu doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut:
Gusti Allah yang maha baik. Hari ini kami berkumpul di sini, depan istana negara, jumlah kami memang hanya puluhan, tapi kami membawa doa-doa, membawa suara hati yang paling tulus dari ribuan kawan-kawan kami di luar sana.
Gusti Allah yang welas asih, Kami berdiri disini, hanya berkehendak memohon pertolonganmu. Telah panjang perjuangan kami, para ibu-ibu kawan-kawan kami yang dihilangkan.
Lihat Juga :