Ekonom Muhammadiyah Dorong Evaluasi Transparansi Dana Bansos di Tahun Politik 2024
Sabtu, 10 Februari 2024 - 22:02 WIB
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa penyaluran dana tersebut terfokus pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebagian besar telah terdaftar sebelumnya dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Hal ini menunjukkan adanya kecenderungan bahwa penerima Bansos tambahan kemungkinan besar merupakan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni.
"Di ujung 2023, dana sebesar Rp7,52 triliun disalurkan pemerintah untuk diberikan kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). KPM yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang telah terdaftar sebelumnya di Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos,” katanya.
Dia menuturkan, jumlah penerima ini setara dengan jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni. “Ini mudah ditebak, bahwa kemungkinan besar penerima BLT El Nino adalah mereka yang sudah terdaftar sebagai penerima BPNT murni," tuturnya.
Selain itu, Direktur Program Pascasarjana ITB Ahmad Dahlan Jakarta ini menambahkan bahkan pemerintah telah mengumumkan penyaluran Bansos tambahan sebesar Rp400.000 melalui program BLT El Nino. “Bantuan BPNT dicairkan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Untuk tahap pertama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total Rp600.000 pada Januari, Februari, dan Maret dalam satu kali penyaluran,” katanya.
Dalam konteks transparansi dan akuntabilitas anggaran, Ia menekankan pentingnya evaluasi dan audit yang segera dilakukan, bahkan sebelum bulan Februari 2024 berakhir.
"Di ujung 2023, dana sebesar Rp7,52 triliun disalurkan pemerintah untuk diberikan kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). KPM yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang telah terdaftar sebelumnya di Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos,” katanya.
Dia menuturkan, jumlah penerima ini setara dengan jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni. “Ini mudah ditebak, bahwa kemungkinan besar penerima BLT El Nino adalah mereka yang sudah terdaftar sebagai penerima BPNT murni," tuturnya.
Selain itu, Direktur Program Pascasarjana ITB Ahmad Dahlan Jakarta ini menambahkan bahkan pemerintah telah mengumumkan penyaluran Bansos tambahan sebesar Rp400.000 melalui program BLT El Nino. “Bantuan BPNT dicairkan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Untuk tahap pertama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total Rp600.000 pada Januari, Februari, dan Maret dalam satu kali penyaluran,” katanya.
Dalam konteks transparansi dan akuntabilitas anggaran, Ia menekankan pentingnya evaluasi dan audit yang segera dilakukan, bahkan sebelum bulan Februari 2024 berakhir.
Lihat Juga :