Pemilu 2024 Dinilai Paling Buruk dan Berpotensi Kembali Otoritarianisme

Selasa, 06 Februari 2024 - 17:31 WIB
Dosen yang juga terlibat menjadi panelis di debat kelima Pilpres 2024 ini mengatakan, dirinya tidak pernah menyaksikan gelombang protes dari kampus sebesar ini dalam beberapa waktu terakhir, setelah tahun 1998-1999 silam.

"Artinya, memang ini ada sebuah keresahan di mana orang khawatir kalau ini tidak dijaga, tidak disuarakan dari kampus ini akan melenceng pada masa otoritarianisme," ujarnya.

Oleh karena itu, Damar mendorong agar suara-suara dari kampus ini bisa dipahami oleh penyelenggara negara. Ia berharap, seruan ini menjadi bahan koreksi untuk benar-benar tidak dicederai.

"Ini esensinya adalah menyelamatkan negara Indonesia dari kemungkinan kembali ke otoriter. Kepentingan kita bersama adalah menjaga Republik Indonesia bukan untuk menjaga sekelompok pihak atau sebuah keluarga," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!