Ganjar-Mahfud Ingin Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Samudra
Selasa, 06 Februari 2024 - 13:26 WIB
Jaleswari menilai bahwa analisis dan evaluasi terhadap keamanan laut harus berbasis data, fakta, dan indikator objektif yang terkini dan paling mutakhir karena dinamika global yang sangat cepat berubah.
"Kita harus kembali mengingatkan diri kita, bahwa identitas dan budaya maritim merupakan hal yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Presiden Soekarno - founding father kita, sejak masa-masa awal setelah kemerdekaan mencanangkan pentingnya bangsa dan negara Indonesia kembali kepada jati dirinya sebagai Bangsa Samudra yang begitu akrab dengan perairan, gelombang lautan, dan samudra," jelasnya.
Jaleswari menegaskan, Ganjar dan Mahfud akan menggelorakan kembali ajaran Bung Karno tentang kembali menjadi Bangsa Samudra ini dalam konteks sebagai sebuah Visi Besar Pembangunan Bangsa.
"Pembangunan maritim adalah kunci kemajuan fisik dan sosial Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak memisahkan lautan dan daratannya. Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud akan menyatukannya dalam rangka menyejahterakan dan memakmurkan seluruh rakyat Indonesia secara adil merata," pungkasnya.
"Kita harus kembali mengingatkan diri kita, bahwa identitas dan budaya maritim merupakan hal yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Presiden Soekarno - founding father kita, sejak masa-masa awal setelah kemerdekaan mencanangkan pentingnya bangsa dan negara Indonesia kembali kepada jati dirinya sebagai Bangsa Samudra yang begitu akrab dengan perairan, gelombang lautan, dan samudra," jelasnya.
Jaleswari menegaskan, Ganjar dan Mahfud akan menggelorakan kembali ajaran Bung Karno tentang kembali menjadi Bangsa Samudra ini dalam konteks sebagai sebuah Visi Besar Pembangunan Bangsa.
"Pembangunan maritim adalah kunci kemajuan fisik dan sosial Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak memisahkan lautan dan daratannya. Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud akan menyatukannya dalam rangka menyejahterakan dan memakmurkan seluruh rakyat Indonesia secara adil merata," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :