Mahfud MD Mundur dari Menko Polhukam, Ganjar: Contoh yang Baik
Jum'at, 02 Februari 2024 - 19:38 WIB
Jauh sebelum Mahfud mengajukan surat pengunduran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), dirinya sudah berbicara empat mata dengan Ganjar. Sehingga, sudah menjadi rencana awal capres-cawapres yang diusung Partai PDIP, Partai Perindo, dan partai koalisi lainnya. “Sudah kita rencanakan awal kan, sudah bicara sama saya juga,” paparnya.
Baca juga: Mahfud MD Langsung Berkemas Usai Pamitan dengan Pegawai Kemenko Polhukam
Tak hanya itu, Ganjar juga menanggapi masukan dari mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) agar langkah Mahfud bisa diikuti oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, karena hingga kini Prabowo masih menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).
Ganjar menilai, keinginan mundur diri butuh rasa, butuh etika, butuh kemauan. “Itu butuh rasa, butuh etika, butuh kemauan. Kalau tidak ya orang bisa melakukan dengan alasan bernaung di bawah regulasi, ingat ya regulasi itu kadang-kadang dalam kebatinan masyarakat tidak selalu seperti yang diharapkan, maka butuh etik, butuh integritas, dan ada kepantasan dan kepatutan di sana,” jelas dia.
Baca juga: Mahfud MD Langsung Berkemas Usai Pamitan dengan Pegawai Kemenko Polhukam
Tak hanya itu, Ganjar juga menanggapi masukan dari mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) agar langkah Mahfud bisa diikuti oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, karena hingga kini Prabowo masih menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).
Ganjar menilai, keinginan mundur diri butuh rasa, butuh etika, butuh kemauan. “Itu butuh rasa, butuh etika, butuh kemauan. Kalau tidak ya orang bisa melakukan dengan alasan bernaung di bawah regulasi, ingat ya regulasi itu kadang-kadang dalam kebatinan masyarakat tidak selalu seperti yang diharapkan, maka butuh etik, butuh integritas, dan ada kepantasan dan kepatutan di sana,” jelas dia.
(cip)
Lihat Juga :