Ganjar Ngaku Sudah Diskusi dengan Mahfud MD Agar Mundur sebagai Menko Polhukam

Selasa, 23 Januari 2024 - 19:55 WIB
Menurutnya, bakal terjadi potensi konflik kepentingan saat seorang capres atau cawapres masih tetap menduduki jabatan publik setingkat menteri, gubernur, dan bupati hingga wali kota. Saran itu juga diasampaikan pada Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Pasalnya, terdapat pula informasi yang beredar jika akun medsos Kementerian Pertahanan (Kemhan) dipakai untuk berkampanye atas pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Padahal, hal itu bisa menimbulkan potensi conflict of interest.

Baca juga: Soal Surat Suara di Taiwan Sudah Tercoblos, Ganjar Dukung KPU-Bawaslu Lakukan Penindakan

"Ketika keputusannya tidak dan diperbolehkan, maka ada potensi conflict of interest (COI). Kami berdiskusi dengan Pak Mahfud soal ini, itu ada potensinya loh, kita mesti hati-hati. Mampu nggak kita menjaga diri kita untuk bisa netral dan tidak menggunakan fasilitas. itu saja," kata Ganjar.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!