Wamenhan Ungkap Sulitnya Pengadaan Alutsista Baru

Senin, 15 Januari 2024 - 19:10 WIB
“Ada beberapa yang harus segera kita perbaiki. Beberapa alat perang kita usianya sudah cukup tua. Untuk itu Kemhan terus berupaya keras agar performa TNI kita optimal. Kita akan berupaya untuk melakukan yang terbaik,” ujarnya.

Terkait perkuatan kawasan regional, Herindra menegaskan Indonesia adalah negara non-blok. Artinya Indonesia tidak beraliansi dengan blok tertentu atau netral. Dalam konteks ini Kementerian Pertahanan melaksanakan diplomasi pertahanan dan berteman dengan berbagai negara untuk menghadapi berbagai tantangan di bidang pertahanan.

Baca juga: Ini Tiga Hal Terpenting yang Harus Dicek Pemerintah saat Modernisasi Alutsista

Senada, Dirut PT Len Industri Bobby Rasyidin mengatakan sulitnya melakukan pengadaan alutsista. Dia menjelaskan, dari sisi teknis belum tentu alutsista yang dipakai negara NATO cocok dengan yang dimiliki TNI. Oleh karena itu butuh waktu untuk mengumpulkan data dan informasi terkait spesifikasi teknis alutsista yang dibutuhkan.

“Kita harus paham spec tech dan operational requirement-nya. Dan untuk menggodok spec tech dan operational requirement ini, itu bukan hal sehari, dua hari, bisa 1-2 tahun. Pesawat apa yang cocok di Indonesia, ada nggak infrastruktur pendukungnya, ada nggak kru yang bisa langsung on board ke sana. Bagaimana kru pendukng dan karakteristik ancaman yang ada di Indonesia. Itu dipelajari semua, lahir lah spech tech dan operational requirement, itu take time,” ucap Bobby.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!