Ingatkan Relawan Agar Kampanye Tak Pakai Knalpot Brong, Ganjar: Kalau Perlu Bunyinya 3
Senin, 15 Januari 2024 - 17:13 WIB
"Kita tegas, kita bilang aparat juga tidak ikut mencampuri urusan yang bukan kewenangannya, ada cara dan jalurnya. Tapi kita sendiri juga mesti koreksi, jadi bapak ibu nanti teman-teman yang mau ikut kampanye pakai motor, itu knalpotnya tidak usah dibrong," imbuhnya.
Sebaliknya, Ganjar berharap agar para relawan kampanye menggunakan knalpot yang halus dan tidak berisik. Menariknya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berkelakar bahwa lebih baik memakai knalpot yang bunyinya 3 alias nomor urutnya.
"Pakai knalpot itu loh, (bunyi deg). Bapak ibu, saya kasih tahu, kalau ngomong knalpot itu jagoannya di Purbalingga, nggak ada lawan," jelas Ganjar.
Baca juga: Safari Politik, Ganjar Yakin Target Suara di Purbalingga Tercapai pada Pilpres 2024
"Kalau perlu knalpotnya ganti pesen knalpot yang keluarin ssssshhhh gitu atau kalau digas keluar 333 (tiga, tiga, tiga) nah gitu, knalpotnya jangan diganti, pakai itu saja mau dibulir kayak apa pun, sudah pakai itu saja. Dan tertib lalu lintas, kita berikan contoh yang baik bahwa kita punya itikad yang baik," pungkasnya.
Sebaliknya, Ganjar berharap agar para relawan kampanye menggunakan knalpot yang halus dan tidak berisik. Menariknya, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu berkelakar bahwa lebih baik memakai knalpot yang bunyinya 3 alias nomor urutnya.
"Pakai knalpot itu loh, (bunyi deg). Bapak ibu, saya kasih tahu, kalau ngomong knalpot itu jagoannya di Purbalingga, nggak ada lawan," jelas Ganjar.
Baca juga: Safari Politik, Ganjar Yakin Target Suara di Purbalingga Tercapai pada Pilpres 2024
"Kalau perlu knalpotnya ganti pesen knalpot yang keluarin ssssshhhh gitu atau kalau digas keluar 333 (tiga, tiga, tiga) nah gitu, knalpotnya jangan diganti, pakai itu saja mau dibulir kayak apa pun, sudah pakai itu saja. Dan tertib lalu lintas, kita berikan contoh yang baik bahwa kita punya itikad yang baik," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :