Didampingi Yenny Wahid, Ganjar Pranowo Ziarah Makam Gus Dur dan Mbah Hasyim Asy'ari
Jum'at, 12 Januari 2024 - 21:27 WIB
"Ini kali kedua saya ziarah ke makam Gus Dur. Dan setiap ziarah, selalu mendapat sambutan hangat keluarga," ucap Ganjar.
Ganjar mengatakan, selalu ada pelajaran yang didapat usai berziarah ke makam suami Sinta Nuriyah itu. Misalnya, dari batu nisan Gus Dur, Ganjar mendapat pelajaran berharga.
"Jadi di batu nisan Gus Dur itu unik, ada tulisan Arab, Inggris, China dan bahasa Indonesia. Maka yang selalu kita ingat adalah semangat perjuangan beliau dalam menjaga pluralisme dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita sebagai generasi penerus harus selalu ingat soal itu," ucapnya.
Nilai saling menghargai dan menghormati sesama manusia yang diajarkan Gus Dur itulah yang menurut Ganjar harus dicontoh para penerus bangsa ini. Sehingga, tak ada lagi perpecahan hanya karena berbeda suku, agama, ras, maupun golongan.
"Dan tidak boleh lupa, satu hal yang diajarkan beliau soal politik. Bahwa di atas politik itu ada kemanusiaan. Itu yang selalu disampaikan Gus Dur, dan kita belajar banyak soal itu," tegasnya.
Ganjar mengatakan, selalu ada pelajaran yang didapat usai berziarah ke makam suami Sinta Nuriyah itu. Misalnya, dari batu nisan Gus Dur, Ganjar mendapat pelajaran berharga.
"Jadi di batu nisan Gus Dur itu unik, ada tulisan Arab, Inggris, China dan bahasa Indonesia. Maka yang selalu kita ingat adalah semangat perjuangan beliau dalam menjaga pluralisme dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita sebagai generasi penerus harus selalu ingat soal itu," ucapnya.
Nilai saling menghargai dan menghormati sesama manusia yang diajarkan Gus Dur itulah yang menurut Ganjar harus dicontoh para penerus bangsa ini. Sehingga, tak ada lagi perpecahan hanya karena berbeda suku, agama, ras, maupun golongan.
"Dan tidak boleh lupa, satu hal yang diajarkan beliau soal politik. Bahwa di atas politik itu ada kemanusiaan. Itu yang selalu disampaikan Gus Dur, dan kita belajar banyak soal itu," tegasnya.
Lihat Juga :