TPN Ungkap Alasan Ganjar Pertanyaan Teknologi Usang di Debat Ketiga Pilpres 2024
Senin, 08 Januari 2024 - 21:52 WIB
Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto mengungkap alasan mengapa calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menggunakan kata teknologi usang dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan. Foto/Dananday
JAKARTA - Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional ( TPN ) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto mengungkap alasan mengapa calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menggunakan kata teknologi usang dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (8/1/2024). Ganjar dalam debat mempertanyakan mengapa Kementerian Pertahanan (Kemhan) memaksakan untuk membeli pesawat tempur Mirage 2000-5 bekas Qatar.
"Nah terkahir data yang menonjol adalah tentang teknologi usang, Mas Ganjar menggunakan kata usang. Teknologi usang ini kami pentingkan untuk dimunculkan Mas Ganjar benar-benar bertanya tentang itu, terutama tentang (pesawat tempur) Mirage," kata Andi di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Senin (8/1/2024).
"Karena pertanyaan Mas Ganjar ke kami sederhana saja, mengapa sesuatu yang 15 tahun ditolak Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Juwono Sudarsono dihibahkan Mirage itu tidak mau, sekarang malah beli dalam kondisi bekas yang jauh lebih tua," sambungnya.
Baca juga: Debat Pilpres Ketiga, Jubir TPN: Prabowo Akui dan Setujui Gagasan Visi Misi Ganjar-Mahfud
Pertanyaan Ganjar kepada Prabowo menurutnya cukup mendasar, sebab pihaknya telah memiliki data, kalau sebagai besar kecelakaan alusista itu terjadi di angkatan udara. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama ketika harus memikirkan perawatan dari pembelian pesawat tempur tersebut.
"Ada data yang kami sampaikan, tidak sempat muncul di debat, menunjukkan tren kecelakaan alutsista kita masih terus terjadi. Kami punya kecelakaan alutsista dari tahun 1945 sampai sekarang, nanti teman-teman lihat grafisnya silakan dilihat, sebagian besar kecelakaan alutsista, terutama terkait Angkatan Udara," ucapnya.
"Nah terkahir data yang menonjol adalah tentang teknologi usang, Mas Ganjar menggunakan kata usang. Teknologi usang ini kami pentingkan untuk dimunculkan Mas Ganjar benar-benar bertanya tentang itu, terutama tentang (pesawat tempur) Mirage," kata Andi di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Senin (8/1/2024).
"Karena pertanyaan Mas Ganjar ke kami sederhana saja, mengapa sesuatu yang 15 tahun ditolak Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Juwono Sudarsono dihibahkan Mirage itu tidak mau, sekarang malah beli dalam kondisi bekas yang jauh lebih tua," sambungnya.
Baca juga: Debat Pilpres Ketiga, Jubir TPN: Prabowo Akui dan Setujui Gagasan Visi Misi Ganjar-Mahfud
Pertanyaan Ganjar kepada Prabowo menurutnya cukup mendasar, sebab pihaknya telah memiliki data, kalau sebagai besar kecelakaan alusista itu terjadi di angkatan udara. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama ketika harus memikirkan perawatan dari pembelian pesawat tempur tersebut.
"Ada data yang kami sampaikan, tidak sempat muncul di debat, menunjukkan tren kecelakaan alutsista kita masih terus terjadi. Kami punya kecelakaan alutsista dari tahun 1945 sampai sekarang, nanti teman-teman lihat grafisnya silakan dilihat, sebagian besar kecelakaan alutsista, terutama terkait Angkatan Udara," ucapnya.
Lihat Juga :