Aktivis 98: Neo Orde Baru Ancam Indonesia Emas

Minggu, 31 Desember 2023 - 17:58 WIB
Aktivis 98 menggelar konferensi pers kawasan di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2023), terkait penganiayaan relawan Ganjar-Mahfud oleh oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah. FOTO/MPI/GIFFAR RIVANA
JAKARTA - Gerakan Aktivis (Gerak) 98 melihat kemunculan Neo Orde Baru (Orba) mulai terlihat menjelang Pilpres 2024. Keadaan tersebut harus dilawan jika mau Indonesia berjalan maju menuju Generasi Emas 2045.

Peristiwa penganiayaan terhadap relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD di beberapa daerah menjadi salah satu buktinya. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud telah bersuara dan meminta aparat hukum mengusut tuntas kejadian tersebut.

"Simtom (tanda) Neo Orde Baru ini mulai bermunculan dalam konstelasi politik kepemimpinan republik 2024," kata Juru Bicara Gerak 98 Jeffri Lambok dalam keterangannya, Minggu (31/12/2023).

Menurutnya, akar Orde Baru sudah terlihat secara gamblang. Salah satunya ada upaya menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan yang dipertontonkan tanpa malu. Karena itu, semangat 25 tahun Reformasi perlu terus digaungkan untuk melawan embrio pemimpin tirani. Hal tersebut merupakan skenario terburuk demokrasi yang sama-sama tidak diinginkan seluruh rakyat Indonesia.

"Tahun ini 2024 adalah tahun genting, vivere pericoloso. Jawabnya adalah melawan atau kita jangan berharap kapal Indonesia dapat berlabuh menuju Indonesia Emas 2045," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!