Soal Program Ganjar-Mahfud, Pengamat: Pendidikan Obat Mujarab Putus Rantai Kemiskinan

Kamis, 28 Desember 2023 - 21:47 WIB
Namun, Tadjudin melihat ada gap antara perkembangan teknologi dan dunia pendidikan. "Semacam ada jarak antara dunia pendidikan dan teknologi, yang berkelindan langsung dengan lapangan pekerjaan," katanya.

Baca juga: Pengasuh Ponpes Ma'ahidul Irfan Magelang Doakan Ganjar Jadi Presiden 2024

Menurutnya, sektor pendidikan dan ketenagakerjaan saling berkelindan, sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan melek teknologi untuk menjawab tantangan hari ini. Namun di sisi lain, lapangan kerja yang tersedia juga terbatas.

"Dalam rangka Indonesia Emas, kita berhadapan dengan bonus demografi, penduduk usia produktif mencapai 70%, sedangkan lapangan pekerjaan berkembang sangat lambat," katanya.

Untuk diketahui, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki Program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana. Ganjar merasa semua daerah harus menjalankan program tersebut yang dikomandoi oleh pemerintah pusat. Pendataan akan dilakukan dengan rinci, penyusunan sistem canggih dan pelaksanaan dengan benar dan transparan. "Negara bisa hadir membantu keluarga itu agar ada anaknya 1 sarjana dalam keluarga miskin untuk mengubah nasibnya," kata Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu yakin dalam satu keluarga selalu ada potensi besar. Jika dipersiapkan dengan benar, maka akan mampu mengubah nasib ke depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!