Wujudkan Pemilu Damai 2024, TKN Prabowo-ARBI Ajak Masyarakat Kampanye secara Santun
Kamis, 21 Desember 2023 - 16:38 WIB
TKN Prabowo-Gibran bersama Arus Baru Indonesia (ARBI) mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kedamaian jelang Pemilu 2024. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran bersama Arus Baru Indonesia (ARBI) mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kedamaian jelang Pemilu 2024 . Termasuk dalam berkampanye diharapkan tetap santun dan menyenangkan.
Komandan TKN Golf (Relawan) Prabowo – Gibran Haris Rusly Moti menyampaikan pesan Capres Prabowo Subianto, agar semua relawan dan pendukungnya menjaga kerukunan, dan tidak menyerang pihak lain.
"Kita tidak mau Pilpres 2024 ini mengulangi politik yang terlalu panas di 2019. Sebagai komunitas relawan Prabowo dan Mas Gibran, kita diminta menjadi teladan dalam menjaga supaya negara ini tetap rukun," ungkap Haris Rusly Moti, Kamis (21/12/2023).
Baca juga: Menkominfo Budi Arie Dorong Pemilu Damai 2024
Haris Rusly Moti mengajak masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang merusak bangsa dan negara.
"Demokrasi yang kita jalani haruslah merupakan demokrasi kerukunan, bukan demokrasi gontok-gontokan, fitnah-fitnahan," paparnya dalam Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan ARBI.
Komandan TKN Golf (Relawan) Prabowo – Gibran Haris Rusly Moti menyampaikan pesan Capres Prabowo Subianto, agar semua relawan dan pendukungnya menjaga kerukunan, dan tidak menyerang pihak lain.
"Kita tidak mau Pilpres 2024 ini mengulangi politik yang terlalu panas di 2019. Sebagai komunitas relawan Prabowo dan Mas Gibran, kita diminta menjadi teladan dalam menjaga supaya negara ini tetap rukun," ungkap Haris Rusly Moti, Kamis (21/12/2023).
Baca juga: Menkominfo Budi Arie Dorong Pemilu Damai 2024
Haris Rusly Moti mengajak masyarakat semakin dewasa dalam berpolitik, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang merusak bangsa dan negara.
"Demokrasi yang kita jalani haruslah merupakan demokrasi kerukunan, bukan demokrasi gontok-gontokan, fitnah-fitnahan," paparnya dalam Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan ARBI.
Lihat Juga :