3 Letnan Jenderal yang Masuk Daftar Mutasi TNI, Nomor Terakhir Segera Tinggalkan Militer
Senin, 13 November 2023 - 10:59 WIB
Cantiasa lahir di Buleleng, Bali pada 26 Juni 1967. Pada riwayatnya, ia merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1990 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Waktu itu, Cantiasa menjadi lulusan terbaik dan berhak atas penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. Beralih ke sepak terjangnya di militer, sejumlah posisi penting juga pernah disandangnya.
Sempat jadi Pa Sahli Tk III Bidang Polkamnas Panglima TNI (2018), Cantiasa ditunjuk menjadi Danjen Kopassus pada 2019. Setelahnya, ia menjabat Pangdam XVIII/Kasuari (2020), Pangkogabwilhan III (2022), hingga Koorsahli KSAD (2023).
Letjen TNI Arif Rahman lahir di Bandung, Jawa Barat pada 22 April 1966. Pada ketentuan mutasi terbaru, ia beralih tugas dari Dankodiklatad menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Baca Juga Mutasi TNI, Letjen TNI Arif Rahman Diangkat Jadi Wakasad
Pada tugas barunya sebagai Wakasad, Arif Rahman menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan Jenderal Agus Subiyanto ketika diangkat menjadi KSAD. Melihat riwayatnya, Arif Rahman adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988.
Waktu itu, Cantiasa menjadi lulusan terbaik dan berhak atas penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. Beralih ke sepak terjangnya di militer, sejumlah posisi penting juga pernah disandangnya.
Sempat jadi Pa Sahli Tk III Bidang Polkamnas Panglima TNI (2018), Cantiasa ditunjuk menjadi Danjen Kopassus pada 2019. Setelahnya, ia menjabat Pangdam XVIII/Kasuari (2020), Pangkogabwilhan III (2022), hingga Koorsahli KSAD (2023).
2. Letjen TNI Arif Rahman
Letjen TNI Arif Rahman lahir di Bandung, Jawa Barat pada 22 April 1966. Pada ketentuan mutasi terbaru, ia beralih tugas dari Dankodiklatad menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Baca Juga Mutasi TNI, Letjen TNI Arif Rahman Diangkat Jadi Wakasad
Pada tugas barunya sebagai Wakasad, Arif Rahman menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan Jenderal Agus Subiyanto ketika diangkat menjadi KSAD. Melihat riwayatnya, Arif Rahman adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988.
Lihat Juga :