Supriyanto Dharmoredjo, Sosok Penting di Balik Peraih Predikat RSUD Terbaik di Dunia

Jum'at, 03 November 2023 - 02:04 WIB
Tidak ada diskriminasi dalam pemberian layanan kesehatan, meski demikian rumah sakit milik Pemkab Tulungagung ini tahun 2019 mampu meraih Indeks Kepuasan tahun 2019 sebesar 84,45 dari 21 unsur layanan yang dimiliki. Malah rumah sakit ini mampu mandiri dan tidak bergantung pembiayaan dan suntikan dana pemerintah daerah dan pusat, dimana dibuktikan tahun 2018 cost recovery ratenya mencapai 87 persen.

“Tenaga SDM kita hanya sekitar 20 persen yang berstatus PNS, sisanya 80 persen para profesional dan tenaga swasta, dan itu dibiayai mandiri oleh rumah sakit. Mereka didoktrin untuk memberikan kinerja dan pengabdianya sesuai dengan konsep serta karakter rumah sakit, yakni visinya Terwujudnya rumah sakit rujukan dan pendidikan yang handal dan terjangkau dalam pelayanan," Jelas Mas Pri.

Misinya meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan, Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang bermutu dibidang kesehatan dan kedokteran, serta Mewujudkan manajemen rumah sakit yang akuntabel," tambah dokter yang aktif di ISNU (Ikatan Sarjana Nahldatul Ulama).

Mas Pri mengungkapkan, bahwa sejak tahun 2016, Kementerian Kesehatan juga menunjuk RS dr Iskak Tulungagung menjadi rumah sakit pendidikan. Artinya menjadi rujukan rumah sakit lain sebagai sentral edukasi, utamanya dalam emergency medical.

“Rumah sakit rumah sakit besar juga kalangan perguruan tinggi dari berbagai kota studi banding disini, kita sangat antusias untuk memberikan ilmu dan pengalaman kepada rumah sakit lain. Jika difull kloning, optimis akan banyak rumah sakit yang membantu Indonesia lebih baik,” ujar pria kelahiran Tulungagung 31 Januari 1964, itu.

Dedikasi Mas Pri di dunia kesehatan di Tulungagung tidak diragukan lagi. Begitu lulus FK Unibraw mengaku sempat bekerja di perusahaan migas. Namun nuraninya untuk menolong masyarakat tak mampu dibendung.

Ia pun keluar. Beberapa tahun bertugas di pelosok Jambi menjadi dokter. Keuletannya menjadi terpilih sebagai dokter teladan Puskesmas tingkat nasional. Pemerintah memberi hadiah untuk memilih ingin ditugaskan di mana. Mas Pri memilih ingin mengabdi di tanah kelahirannya; Tulungagung.

“Dari Tulungagung kita akan bantu Indonesia untuk memiliki National Public Safety Center, juga rumah sakit yang mengedepankan social responsibility, tidak boleh ada diskriminasi dalam layanan kesehatan kepada siapapun,” tandas dr Supriyanto Dharmorejo SpB-FINACS, MKes, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!