Membangkitkan Ingatan Komunal Akar Budaya Bahasa Indonesia
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 10:55 WIB
Pameran ini juga diharapkan sebuah momentum mengajak khalayak masyarakat dan negara lebih memerhatikan budaya Melayu di masa depan dengan membangun Pusat Budaya Melayu Indonesia.
baca juga: Perkuat Bahasa Indonesia, Kemendikbudristek Beberkan Tiga Program Prioritas
”Sangat penting memberikan pengajaran bahasa Indonesia kepada penutur-penutur asing dan pusat-pusat studi, serta mengajak pelajar-pelajar asing datang dan tinggal di Indonesia serta jadi duta-duta baru,” kata Anies dalam orasinya.
Menurut Anies, dengan mengembalikan peraturan kewajiban bertutur Bahasa Indonesia, kita tidak cuma bisa memperkaya bahasa Indonesia. Tapi di sisi lain, kita bisa pula menjangkau publik yang lebih luas.
"Sehingga, kalau Anda (orang asing) bekerja di sini, Anda harus bisa berbicara bahasa Indonesia, belajar, harus. Dan ini memperkaya mereka juga, kalau mereka datang ke mana saja bisa pakai Bahasa Indonesia," ujar Anies.
Ketua Panitia Ponco Seno mengatakan, sebagai ingatan komunal, tugas penting seluruh anak bangsa dan refleksi kritis di bulan sakral Sumpah Pemuda, untuk menjaga agar warisan budaya Melayu dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tak lekang dalam ingatan.
baca juga: Perkuat Bahasa Indonesia, Kemendikbudristek Beberkan Tiga Program Prioritas
”Sangat penting memberikan pengajaran bahasa Indonesia kepada penutur-penutur asing dan pusat-pusat studi, serta mengajak pelajar-pelajar asing datang dan tinggal di Indonesia serta jadi duta-duta baru,” kata Anies dalam orasinya.
Menurut Anies, dengan mengembalikan peraturan kewajiban bertutur Bahasa Indonesia, kita tidak cuma bisa memperkaya bahasa Indonesia. Tapi di sisi lain, kita bisa pula menjangkau publik yang lebih luas.
"Sehingga, kalau Anda (orang asing) bekerja di sini, Anda harus bisa berbicara bahasa Indonesia, belajar, harus. Dan ini memperkaya mereka juga, kalau mereka datang ke mana saja bisa pakai Bahasa Indonesia," ujar Anies.
Ketua Panitia Ponco Seno mengatakan, sebagai ingatan komunal, tugas penting seluruh anak bangsa dan refleksi kritis di bulan sakral Sumpah Pemuda, untuk menjaga agar warisan budaya Melayu dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tak lekang dalam ingatan.
Lihat Juga :