Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa

Kamis, 19 Oktober 2023 - 06:58 WIB
Praktik politik ini menjadi contoh kelam, karena dalam psikologi mencerminkan bangunan praktik riil mental kepiting (crab mentality). Crab mentality adalah sikap iri yang dimiliki oleh seseorang yang mendorongnya untuk melakukan segala cara agar ia lebih unggul dari orang lain, yang ujungnya adalah kekuasaan.

Jegal menjegal menjadi biasa. Tapi bentuknya kini sudah mengalami perubahan. Dulu pola kasar seperti membunuh atau kudeta, kini bentuknya lebih lembut, misalkan melalui penyebaran hoax (fitnah), caci maki, dan sejenisnya.

Tokoh yang pertama memperkenalkan teori ini adalah David Wong, seorang penulis dan blogger asal Amerika Serikat. Dalam artikelnya yang berjudul "Crab Mentality: How to Stop Letting Others Hold You Back", Wong menjelaskan bahwa crab mentality merupakan fenomena yang jamak terjadi di masyarakat, baik di lingkungan kerja, sekolah, maupun keluarga.

baca juga: Hukum dan Kekuasaan Suatu Keniscayaan



Istilah tersebut muncul dari analogi yang diambil dari perilaku kepiting di dalam suatu keranjang yang mencapit kawannya ketika salah satu dari mereka berusaha merambat memanjat keluar keranjang.

Wong memberikan indikator seseorang yang mengidap mental kepiting ini, antara lain suka iri dengan kesuksesan orang, menyebarkan fitnah dan rumor untuk menjatuhkan orang lain dan lain sebagainya.Crab mentality dapat terjadi di mana saja. Penting untuk mengenali ciri-ciri orang yang memiliki crab mentality agar bisa dihadapi dengan tepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!