Terima Kunjungan Sekjen Zayed Award, Megawati Bahas Isu Kemanusiaan
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 19:28 WIB
Pertemuan membahas teknis pelaksanaan rapat dewan juri. Dalam beberapa bulan mendatang, dewan juri akan meninjau semua nominasi penghargaan, yang berasal dari seluruh penjuru dunia dan dari semua lapisan masyarakat.
Rencananya, pertemuan awal November di Abu Dhabi, dan dilanjutkan dengan di Vatikan. Megawati mengusulkan salah satu pertemuan bisa digelar di Indonesia, khususnya di Bali.
Megawati juga mengatakan ke Sekjen Zayed Award agar rencana pertemuan komite juri bisa dicocokkan dengan kesibukannya. "Karena di Indonesia sedang sibuk menghadapi Pemilu," ujar putri Proklamator Bung Karno itu.
Keenam anggota dewan juri independen dan internasional adalah: Presiden ke-lima RI, Megawati Sukarnoputri; Prefek Emeritus Tahta Suci Dikasteri Gereja Oriental, Yang Mulia Kardinal Leonardo Sandri; Sekretaris Jenderal Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), Rebeca Grynspan Mayufis.
Kemudian, Ketua Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional, Rabbi Abraham Cooper; mantan Direktur Jenderal UNESCO dan mantan menteri Bulgaria, Irina Bokova; dan Sekjen Zayed Award Mohamed Abdelsalam.
Rencananya, pertemuan awal November di Abu Dhabi, dan dilanjutkan dengan di Vatikan. Megawati mengusulkan salah satu pertemuan bisa digelar di Indonesia, khususnya di Bali.
Megawati juga mengatakan ke Sekjen Zayed Award agar rencana pertemuan komite juri bisa dicocokkan dengan kesibukannya. "Karena di Indonesia sedang sibuk menghadapi Pemilu," ujar putri Proklamator Bung Karno itu.
Keenam anggota dewan juri independen dan internasional adalah: Presiden ke-lima RI, Megawati Sukarnoputri; Prefek Emeritus Tahta Suci Dikasteri Gereja Oriental, Yang Mulia Kardinal Leonardo Sandri; Sekretaris Jenderal Konferensi PBB mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), Rebeca Grynspan Mayufis.
Kemudian, Ketua Komisi Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional, Rabbi Abraham Cooper; mantan Direktur Jenderal UNESCO dan mantan menteri Bulgaria, Irina Bokova; dan Sekjen Zayed Award Mohamed Abdelsalam.
Lihat Juga :