Kunjungi KDEI di Taiwan, Kepala BP2MI Ajak Pekerja Migran Indonesia Jaga Persatuan

Senin, 25 September 2023 - 17:51 WIB
Benny mengaku, telah berkali-kali memimpin langsung penggerebekan yang dilakukan oleh BP2MI bekerja sama dengan Polri. “Ini kejahatan besar dan akar dari masalah yang menimpa pekerja migran kita," jelasnya.

Menurut Benny, fokus Taiwan yaitu banyaknya kasus overcharging. Setiap pekerja migran harus mengeluarkan biaya sekitar Rp70-80 juta. Padahal negara sudah menetapkan struktur biaya (cost structure). Misalnya, untuk pekerja rumah tangga biayanya sebesar Rp24 juta. Karenanya, Benny menganggap masalah ini merupakan kejahatan yang harus dihadapi bersama. Termasuk kepada KDEI agar permasalahan ini agar segera diatasi.

Pada kesempatan yang sama, Benny bertemu dengan para pimpinan perguruan silat yang ada di Taiwan untuk berdialog dan memperkenalkan organisasi atau perguruannya.

Baca juga: Kepala BP2MI Sebut Kejahatan TPPO Bertentangan dengan UUD 45

“Saya hanya ingin bersilaturahmi untuk lebih mengenal para pekerja migran dan masalah-masalahnya. Apa, sih, yang dibutuhkan. Kami, butuh organisasi-organisasi seperti ini di luar negeri untuk menyosialisasikan secara terus menerus langkah-langkah perbaikan untuk pekerja migran Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!