Membangun Database Talenta

Rabu, 20 September 2023 - 11:27 WIB
Konsep Manajemen Talenta Nasional

Manajemen Talenta Nasional (MTN) telah disampaikan Presiden Jokowi dalam bagian pidato terpilih beliau di Sentul, Bogor 14 Juli 2019. Beliau menekankan bahwa pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi dan mendukung pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia. Juga akan mengelola talenta-talenta yang hebat, yang bisa membawa negara ini bersaing global.

Tiga fokus MTN yaitu riset dan inovasi, seni budaya, dan olahraga. Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas MTN 30 Maret 2021.

Adapun kerangka implementasi manajemen talenta meliputi identifikasi, pengembangan, aktualisasi, pengakuan dan penghargaan, dan kapitalisasi talenta. Identifikasi ditujukan untuk menemukenali minat dan bakat (ketalentaan) peserta. Pengembangan ketalentaan dilakukan melalui pendampingan dan pelatihan. Talenta tidak dapat tumbuh kembang apabila tidak didampingi dan dilatih.

Setelah pengembangan, kepada talenta perlu diberikan ruang pengalaman dan penciptaan bagi berkembangnya potensi bakat (ketalentaan) mereka. Hal itu termasuk dalam tahap aktualisasi melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang atau non-ajang talenta.

Pengakuan dan penghargaan terhadap talenta berprestasi, diwujudkan antara lain dengan memberikan jaminan karier belajar melalui pemberian beasiswa. Yang lain yaitu memberikan pengakuan terhadap ajang yang diselenggarakan komunitas dan Masyarakat.

Tahapan kapitalisasi talenta, memungkinkan penjaminan akses talenta unggul terhadap pemenuhan kebutuhan SDM di bidang pembangunan strategis negara. Para talenta akan dapat diakses oleh pengguna termasuk dunia usaha dan dunia industri yang mengarah kepada “market place”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!