Ridwan Kamil dan AHY Terdepak dari Bursa Cawapres Ganjar Pranowo
Senin, 18 September 2023 - 15:56 WIB
"Pak RK juga (tidak dipilih sebagai cawapres Ganjar), Golkar kan sudah dengan Pak Prabowo. Jadi RK kader Golkar. Lagipula saya dengar Munas di Golkar tetap putuskan capres dan cawapresnya Mas Airlangga. Jadi tak mungkin satu kader ada di sini dan gerbong lain ada di tempat lain," ujar Puan di Ponpes Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).
Putri dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini menegaskan posisi AHY juga tidak mungkin menjadi cawapres dari mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut. Sebab, Partai Demokrat juga sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.
"Tadinya kan juga muncul nama Mas AHY, karena Demokrat sudah memutuskan menentukan ke Pak Prabowo ya tentu saja sepertinya tak mungkin," katanya.
Puan juga mengatakan partainya menghormati keputusan Demokrat yang merapat ke Koalisi Indonesia Maju. "Demokrat sudah merapat ke koalisinya Pak Prabowo. Jadi, walaupun sebelumnya sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan ke PDIP, atau antara PDIP dengan partai Demokrat," ujar Puan.
Untuk itu, Ketua DPR RI tersebut menyatakan PDIP menghargai keputusan Demokrat yang akhirnya mendukung Prabowo Subianto. "Namun kalau kemudian Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk bisa bersama Pak Prabowo tentu saja PDIP menghargai keputusan tersebut," pungkas Puan.
Putri dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ini menegaskan posisi AHY juga tidak mungkin menjadi cawapres dari mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut. Sebab, Partai Demokrat juga sudah bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju.
"Tadinya kan juga muncul nama Mas AHY, karena Demokrat sudah memutuskan menentukan ke Pak Prabowo ya tentu saja sepertinya tak mungkin," katanya.
Puan juga mengatakan partainya menghormati keputusan Demokrat yang merapat ke Koalisi Indonesia Maju. "Demokrat sudah merapat ke koalisinya Pak Prabowo. Jadi, walaupun sebelumnya sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan ke PDIP, atau antara PDIP dengan partai Demokrat," ujar Puan.
Untuk itu, Ketua DPR RI tersebut menyatakan PDIP menghargai keputusan Demokrat yang akhirnya mendukung Prabowo Subianto. "Namun kalau kemudian Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk bisa bersama Pak Prabowo tentu saja PDIP menghargai keputusan tersebut," pungkas Puan.
(rca)
Lihat Juga :