Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP, Ini Deretan Kader Banteng yang Pernah Disanksi DPP

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 06:19 WIB
"Kenapa mereka ini langsung dijatuhkan sanksi? Sanksi keras terakhir karena mereka lakukan kegiatan di luar AD/ART Partai, dan pernah diberikan peringatan pertama, lalu kedua, kemudian ini peringatan ketiga keras, dan terakhir," kata Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 24 Oktober 2022.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan sanksi itu berkaitan dengan instruksi Nomor 4503/internal/DPP/X/2022 PDIP yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 7 Oktober 2022. Peraturan itu tentang komunikasi politik, di mana para kader tak boleh berbicara soal pencapresan 2024.

Diketahui, Dewan Kolonel mempromosikan Puan Maharani di daerah pemilihan (dapil) masing-masing dari anggotanya. Tujuannya agar menjadikan Puan itu sebagai capres dari PDIP pada Pilpres 2024.

Gibran Rakabuming Raka lolos dari Sanksi



Gibran Rakabuming Raka dalam konferensi pers bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Badan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun di Kantor DPP PDIP, 22 Mei 2023. FOTO/DOK.MPI

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga sempat dipanggil oleh Badan Kehormatan DPP PDIP karena hadir dalam pertemuan Prabowo Subianto dengan Relawan Jokowi di Kota Solo. Namun, anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu lolos dari sanksi, hanya diberikan nasihat.

"Sudah diberikan nasehat-nasehat. Kita ini kan partai gotong-royong, partai musyawarah. Berbeda, tadi Pak Komar memberikan penjelasan, kalau sudah senior partai kemudian tidak memahami perintah Ibu Ketua Umum, kebijakan partai, itu lain persoalan," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin, 22 Mei 2023.

Menurut Hasto, posisi Gibran sangat strategis untuk menyusupi agenda kepentingan dari pihak lain. Sebab, Gibran merupakan Wali Kota Solo dan juga anak Presiden Jokowi.

"Sehingga banyak yang mencoba untuk menggunakan posisi itu sebagai cara di dalam meleverage berbagai kepentingan-kepentingan politiknya. Ketika saya cerita kepada Ibu, ini juga memahami berbagai dinamika-dinamika politik seperti itu," katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun mengatakan, pihaknya telah memberikan penjelasan panjang lebar ke Gibran. Sebagai kader senior, ia merasa memiliki kewajiban untuk memberi nasihat ke Gibran.

"Jadi kita menyampaikan nasehat panjang lebar saya sampaikan bahwa Anda ini seperti gula dengan semut, beliau posisinya seperti gula yang semut dari mana-mana, tinggal menjaga semut mana yang baik dan semut mana yang menjerumuskan itu pesan singkat sebagi nasehat tadi," kata Komarudin.

Di tempat yang sama, Gibran mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPP PDIP. Ia mengaku telah mendapat banyak masukan serta nasihat dari kader senior partai berlambang moncong banteng itu.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!