Pengamat Militer: Laksamana Malahayati Pejuang Sekaligus Inspirasi dalam Membangun Kekuatan Maritim

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 17:51 WIB
Selain itu, perempuan yang akrab disapa Nuning ini menyebut, sekitar 70% perikanan dunia berada di Asia Pasifik dan 30% produk perikanan dunia dipasok dari Indonesia. ”Indonesia harus memanfaatkan momentum ini untuk menjadi subjek kekuatan utama di kawasan bukan sekadar objek atau proxy dari bangsa-bangsa di kawasan,” katanya.

Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber ini menilai pembangunan kekuatan Angkatan Laut perlu diwujudkan melalui berbagai akselerasi program dari lintas stakeholders. Adapun akselerasi program tersebut yakni, pembangunan infrastruktur laut.

“Memperkuat Logistic Performance Index (LPI) dengan focus dermaga dan jalur kereta dari pelabuhan menuju pusat-pusat logistik di daera. Skor LPI Indonesia yang dirilis Bank Dunia tahun ini mengalami penurunan 17 peringkat dari peringkat 46 pada 2018 menjadi 63 pada 2023. Dengan penurunan skor 3,15 menjadi 3,0. Ini perlu menjadi bahan evaluasi lintas stakeholders,” paparnya.

Mantan Anggota Komisi I DPR ini menyebut program akselerasi lainnya yang perlu dilakukan adalah memperkuat sarana dan prasarana navigasi keselamatan pelayaran. Termasuk menambah rute dan jadwal pelayaran rakyat dan pelayaran perintis untuk membangun konektivitas.

”Ketiga harbor dan port management yakni, memperkuat efisiensi dan efektivitas melalui digitalisasi proses administrasi semua fasilitas di dermaga dan transportasi,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!