Ketum PP Muhammadiyah: Hadapi Pemilu 2024 Biasa-biasa Saja
Senin, 14 Agustus 2023 - 12:54 WIB
"Tetapi ingat Muhammadiyah, 'Aisyiyah, dan seluruh amal usahanya tidak boleh dilibatkan dan terlibat dalam aktivitas politik praktis, itu sudah menjadi urusan partai politik," katanya.
Bagi kader persyarikatan yang terjun dan terlibat secara langsung dalam partai politik atau politik praktis, Haedar berpesan supaya berlaku bijak dan dewasa. Jangan sampai melibatkan organisasi dan melakukan politik yang memecah-belah.
Guru Besar Bidang Sosiologi ini juga berpesan agar publik tidak tergiur kampanye, pencitraan, dan berbagai macam demagogi yang akhirnya terbawa arus. "Jadi itu garis Muhammadiyah yang harus diikuti," kata Haedar.
Baca juga: Dicalonkan Jadi Ketum MUI, KH Anwar Iskandar Dapat Dukungan dari PBNU dan Muhammadiyah
Menurutnya, ada urusan mendasar yang menjadi domain untuk dilakukan oleh warga persyarikatan, yaitu melahirkan amal usaha dan gerakan dakwah yang unggul dan berkemajuan.
Bagi kader persyarikatan yang terjun dan terlibat secara langsung dalam partai politik atau politik praktis, Haedar berpesan supaya berlaku bijak dan dewasa. Jangan sampai melibatkan organisasi dan melakukan politik yang memecah-belah.
Guru Besar Bidang Sosiologi ini juga berpesan agar publik tidak tergiur kampanye, pencitraan, dan berbagai macam demagogi yang akhirnya terbawa arus. "Jadi itu garis Muhammadiyah yang harus diikuti," kata Haedar.
Baca juga: Dicalonkan Jadi Ketum MUI, KH Anwar Iskandar Dapat Dukungan dari PBNU dan Muhammadiyah
Menurutnya, ada urusan mendasar yang menjadi domain untuk dilakukan oleh warga persyarikatan, yaitu melahirkan amal usaha dan gerakan dakwah yang unggul dan berkemajuan.
(abd)
Lihat Juga :