Pengamat Sebut Pergantian Panglima TNI Harus Pertimbangkan Usia dan Prestasi Kerja
Selasa, 01 Agustus 2023 - 00:00 WIB
"Padahal untuk jabatan setrategis Panglima TNI tidak harus menunggu usia pensiun. Apalagi jika dipertimbangkan prestasi kerja selama dinas. Ukuran prestasi kerja yang memang belum standar menyebabkan banyak spekulasi yang hanya berdasarkan rekam jejak pengalaman dinas," ujar Nuning.
Sementara pertimbangan kedua, kata Nuning, diperlukan sosok yang memahami kebutuhan TNI ke depan. Terkhusus, untuk modernisasi alutsista.
"Kedua, pertimbangan kebutuhan organisasi TNI dalam kurum waktu ke depan sebagai bagian modernisasi alutsista, sehingga dibutuhkan kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal," ucapnya.
Terlepas dari itu, Nuning menilai proses pergantian Panglima TNI selalu menjadi topik menarik perhatian banyak kalangan sejak periode Reformasi. Menurutnya, banyak pakar dan akademisi memberikan pandangan terkait perspektif dan ketentuan yang berlaku selama ini.
Baca juga: Pengamat: Pergantian Panglima TNI dan KSAD Tidak Perlu Menunggu Pemilu 2024 Usai
Sementara pertimbangan kedua, kata Nuning, diperlukan sosok yang memahami kebutuhan TNI ke depan. Terkhusus, untuk modernisasi alutsista.
"Kedua, pertimbangan kebutuhan organisasi TNI dalam kurum waktu ke depan sebagai bagian modernisasi alutsista, sehingga dibutuhkan kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal," ucapnya.
Terlepas dari itu, Nuning menilai proses pergantian Panglima TNI selalu menjadi topik menarik perhatian banyak kalangan sejak periode Reformasi. Menurutnya, banyak pakar dan akademisi memberikan pandangan terkait perspektif dan ketentuan yang berlaku selama ini.
Baca juga: Pengamat: Pergantian Panglima TNI dan KSAD Tidak Perlu Menunggu Pemilu 2024 Usai
Lihat Juga :