KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Kartu Prakerja
Rabu, 29 April 2020 - 17:14 WIB
Adapun informasi dugaan korupsi proyek Kartu Prakerja itu sebelumnya disinggung oleh sejumlah Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Habiburokhman dari Gerindra, Cucun Ahmad Syamsurijal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hinca Panjaitan dari Partai Demokrat dan Aboe Bakar Alhabsy dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Anggaran Kartu Prakerja 2020 menghabiksan Rp5,6 triliun, sampai saat ini belum ada laporan tentang dugaan tindak pidana korut (Tipikor) program tersebut, karena sampai sejauh ini belum terelisasi pelunasan anggaran tersebut," tandas Hinca Panjaitan.
Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi III DPR dari PKS Aboe Bakar Alhabsy. Menurut Aboe, dana Rp5,6 triliun itu tidak sedikit. "Jangan sampai uang negara Rp5,6 triliun menguap tanpa arti yang hanya menghadirkan pengangguran baru setelah mengikuti pelatihan online. Apakah KPK memonitor persoalan ini?" kata Aboe.
"Anggaran Kartu Prakerja 2020 menghabiksan Rp5,6 triliun, sampai saat ini belum ada laporan tentang dugaan tindak pidana korut (Tipikor) program tersebut, karena sampai sejauh ini belum terelisasi pelunasan anggaran tersebut," tandas Hinca Panjaitan.
Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi III DPR dari PKS Aboe Bakar Alhabsy. Menurut Aboe, dana Rp5,6 triliun itu tidak sedikit. "Jangan sampai uang negara Rp5,6 triliun menguap tanpa arti yang hanya menghadirkan pengangguran baru setelah mengikuti pelatihan online. Apakah KPK memonitor persoalan ini?" kata Aboe.
(kri)
Lihat Juga :