Menuju Destinasi Wisata Prioritas Kini Semakin Mudah

Sabtu, 15 Juli 2023 - 22:02 WIB
Dia mengatakan, ASDP bisa memberikan kontribusi yang besar, tak hanya dari sisi deviden kepada pemerintah tetapi juga kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Labuhan Bajo, Danau Toba itu destinasi baru yang memerlukan ASDP,” paparnya.

Digitalisasi yang dilakukan ASDP, menurut Siswanto, membuat kinerjanya semakin baik. “Penjualan tiket bisa diawasi langsung. Selain itu, juga memudahkan masyarakat,” paparnya.

Siswanto pun menyarankan agar ASDP mengoptimalkan bisnis terminal. Dengan skema dikelola sendiri atau disinergikan dengan pihak lain misalnya Pelindo, sehingga pendapatan akan lebih baik.

“Ada destinasi wisata prioritas yang hanya bisa diakses dengan ASDP. Di Indonesia timur masih perlu ASDP, tidak akan overlap dengan Pelni karena ASDP jarak pendek,” paparnya.

Sedangkan Pengamat Pariwisata Taufan Rahmadi menilai, akeseibilitas menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan kawasan wisata agar didatangi wisatawan. “BUMN bisa mengambil peran. Nah, bicara ASDP mereka semakin bagus, memudahkan wisatawan mengunjungi destinasi widata,” katanya.

Apa yang dilakukan ASDP saat ini, lanjut Taufan, sejalan dengan apa yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dalam kebijakan pariwisatanya. “Kapal semakin bagus fasilitas semakin baik. Peran ASDP selaras dengan gagasan presiden Jokowi dalam membangun destinasi wisata super prioritas,” tegasnya.

Taufan pun mengaku sering menggunakan jasa angkutan penyeberangan ASDP saat melakukan wisata petualangan. “Sering, saat adventure dari Bali ke Lombok, Lombok ke Sumbawa, juga dari Jawa ke Bali,” sebutnya.

Dia pun menyarankan ASDP untuk terus melakukan kolaborasi dengan swasta, misalnya dengan agen perjalanan untuk memperluas pasar. “Semacam ada bundling antara paket wisata dengan layanan paket ASDP,” katanya.

Di usainya yang sudah setengah abad, tak sekadar sektor wisata, ASDP juga dinilai memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui kelancaran transportasi logistik.

Direktur Utama perusahaan logistik LookmanDjaja, Kyatmaja Lookman yang juga pengurus AsosiasiPengusaha Truk Indonesia mengatakan, di usianya yang ke-50 tahun, pelayanan ASDP semakin baik dan tak lagi ditemukan kendala saat truk-truk logistik menyeberang antarpulau.

“Contohnya penyeberangan antarpulau di Ketapang-Gilimanuk, Merak-Bakauheni, pelayanannya sangat baik. Lancar dan tak ada kendala,” paparnya. Salah satunya karena sudah ada layanan pemesanan tiket digital.

“Pelayanan semakin baik, sehingga berpengatuh terhadap ongkos logistik. Dulu antreannya panjang banyak calo, sekarang bisa beli tiket di rest area dan online. Sehingga membantu mengurangi antrean,” paparnya.

Waktu tempuh kapal juga dinilau lebih cepat, sehingga tak ada waktu tunggu yang menyebabkan pembengkakan biaya logistik yang akan berpengaruh kepada harga barang. “Sejauh ini kami pengusaha logistik puas dengan layanan ASDP,” katanya.

Pembenahan dan Peningkatan Kinerja

Dalam rangka optimalisasi layanan pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menambah fasilitas penunjang bagi pengguna jasa di Pelabuhan Merak dan Bakauheni.Dikutip dari keterangan resminya,

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, ASDP berkomitmen menambah infrastruktur penunjang layanan diantaranya access bridge penghubung terminal eksekutif, penyediaan garbarata dermaga eksekutif II, penambahan kapasitas, serta renovasi ruang tunggu layanan eksekutif II, khususnya di Pelabuhan Merak dan Bakauheni dengan total investasi lebih dari Rp27 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!