Haji dan Niat Baik Pemerintah
Kamis, 06 Juli 2023 - 06:51 WIB
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Mahmud, MSi. Foto/Istimewa
Prof. Dr. H. Mahmud, MSi
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung
SEJUMLAH orang dengan latar berbagai kepentingannya, membincangkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2023. Beberapa orang menganggap bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini di luar harapan karena didasarkan pada beberapa preseden di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang terkadang hanya terpantau di Tanah Air, tapi tidak terasa oleh mereka yang khusyuk ibadah di sana.
Tentu saja, sejumlah permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan haji tidak akan pernah hilang sama sekali. Mengelola 229 ribu jemaah haji tentu bukan perkara mudah. Apalagi di Tanah Suci jumlahnya menjadi 2 juta jemaah, berasal dari berbagai negara di dunia. Butuh tata kelola terbaik, pelayanan terbaik. Kekurangan pasti selalu ada karena memang tidak ada yang sempurna.
Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung
SEJUMLAH orang dengan latar berbagai kepentingannya, membincangkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2023. Beberapa orang menganggap bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini di luar harapan karena didasarkan pada beberapa preseden di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang terkadang hanya terpantau di Tanah Air, tapi tidak terasa oleh mereka yang khusyuk ibadah di sana.
Tentu saja, sejumlah permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan haji tidak akan pernah hilang sama sekali. Mengelola 229 ribu jemaah haji tentu bukan perkara mudah. Apalagi di Tanah Suci jumlahnya menjadi 2 juta jemaah, berasal dari berbagai negara di dunia. Butuh tata kelola terbaik, pelayanan terbaik. Kekurangan pasti selalu ada karena memang tidak ada yang sempurna.
Lihat Juga :