Pemilu Selalu Ada Perbedaan, Kapolri: Jaga Persatuan dan Kesatuan
Minggu, 25 Juni 2023 - 09:21 WIB
HUT ke-77 Bhayangkara dibuka oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri oleh sejumlah pejabat negara. Foto/Puteranegara Batubara
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, saat ini Indonesia sudah memasuki tahapan Pemilu 2024. Ia pun meminta meminta agar masyarakat terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara 'Fun Walk' di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (25/6/2023.
"Pemilu saat ini sudah masuk tahapan. Tentunya perbedaan pendapat itu selalu biasa, karena memang di dalam pemilu, selalu ada perbedaan, selalu ada konflik. Oleh karena itu selalu saya sampaikan jaga persatuan dan kesatuan, walaupun pilihan kita beda," kata Kapolri.
Baca juga: Pemilu 2024, Kapolri Ingatkan Pentingnya Ideologi Pancasila
"Namun konflik ini tentunya dikelola. Sehingga kemudian hasilnya pun juga betul-betul bisa mendapatkan pemimpin yang memang siap untuk mengantar menuju indonesia maju," sambungnya.
Kapolri menjelaskan, dalam menjaga kesatuan dan persatuan, hal itu dapat menjadi salah satu kemajuan bangsa yang signifikan. Sebab, saat ini kata dia, Indonesia sudah memasuki demokrasi yang mapan.
Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara 'Fun Walk' di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (25/6/2023.
"Pemilu saat ini sudah masuk tahapan. Tentunya perbedaan pendapat itu selalu biasa, karena memang di dalam pemilu, selalu ada perbedaan, selalu ada konflik. Oleh karena itu selalu saya sampaikan jaga persatuan dan kesatuan, walaupun pilihan kita beda," kata Kapolri.
Baca juga: Pemilu 2024, Kapolri Ingatkan Pentingnya Ideologi Pancasila
"Namun konflik ini tentunya dikelola. Sehingga kemudian hasilnya pun juga betul-betul bisa mendapatkan pemimpin yang memang siap untuk mengantar menuju indonesia maju," sambungnya.
Kapolri menjelaskan, dalam menjaga kesatuan dan persatuan, hal itu dapat menjadi salah satu kemajuan bangsa yang signifikan. Sebab, saat ini kata dia, Indonesia sudah memasuki demokrasi yang mapan.
Lihat Juga :