Pemilu 2024, Kapolri Ingatkan Pentingnya Ideologi Pancasila

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 20:40 WIB
loading...
Pemilu 2024, Kapolri Ingatkan Pentingnya Ideologi Pancasila
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak untuk tetap berpegang pada ideologi Pancasila guna menghindari polarisasi yang bisa memecah belah bangsa di Pemilu 2024. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak untuk tetap berpegang pada ideologi Pancasila guna menghindari polarisasi yang bisa memecah belah bangsa di Pemilu 2024 . Pesan itu disampaikannya dalam acara peresmian kantor sekretariat Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2022).

"Saya hanya ingatkan yang namanya persatuan dan kesatuan kita adalah sila ketiga dari Pancasila sehingga ketika kita bicara politik bangsa, maka politik yang harus kita sampaikan pada masyarakat adalah politik dan ideologi Pancasila," kata Sigit.

Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat seperti Menpora Zainudin Amali, Ketua MPR Bambang Soesatyo, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kapolri berpesan, dengan penyampaian politik dan ideologi Pancasila, perpecahan masyarakat Indonesia pun bisa dihindari.

Baca juga: Di Kantor Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan



"Dengan demikian kita bisa mengindari perpecahan, kita bisa menghindari terjadinya polarisasi karena ke depan yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesatuan. Jadi, pada kesempatan ini saya tentunya mengingatkan di tahun 2024 ini para pemimpin calon pemimpin nasional dari masing-masing partai ada yang calon presiden," tuturnya.

Sigit menerangkan, persatuan dan kesatuan penting pada perhelatan Pemilu 2024. Pasalnya, pada Pemilu 2019, tak sedikit orang yang terlarut dengan kondisi pemenangan terhadap calonnya masing-masing. "Sehingga kemudian kita menggunakan cara-cara yang kita rasakan sampai saat ini menjadi salah satu sumber perpecahan, memanfaatkan menggunakan politik-politik Identitas," katanya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1814 seconds (11.252#12.26)