150 Kader Pemuda Muhammadiyah Maju di Pemilu 2024, Haedar Nashir Tekankan Integritas
Jum'at, 23 Juni 2023 - 14:13 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketum PAN Zulkifli Hasan berfoto bersama peserta Silaturahmi Kebangsaan yang digelar oleh Pemuda Muhammadiyah dan DPP PAN di Aula Lantai 6 Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah, Kamis (22/6/2023). FOTO/MUHAMMADIYAH
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengingatkan kepada para kader persyarikatan untuk bekerja keras dan menjaga integritas di bidang yang digeluti, termasuk politik. Para kader tidak boleh tergiur dengan cara-cara instan untuk meraih tujuan.
Hal ini disampaikan Haedar Nashir dalam Silaturahmi Kebangsaan yang digelar oleh PP Pemuda Muhammadiyah dengan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) di Aula Lantai 6 Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (22/6/2023). Acara ini dihadiri 150 orang kader Pemuda Muhammadiyah dari 34 provinsi yang ingin terlibat dalam kontestasi politik 2024.
"Para kader harus bergerak, intinya, yang mau menempuh akademik silakan, yang mau ke politik silakan, tapi ingat, kuncinya fokus," kata Haedar Nashir dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Jumat (23/6/2023).
Baca juga: Muhammadiyah Soroti Perpanjangan Jabatan Kades Jadi 9 Tahun: Tidak Sehat untuk Iklim Demokrasi
Tak hanya itu, Haedar meminta para kader tidak tergiur dengan cara-cara instan. Ia menekankan pentingnya kerja keras serta integritas selama berada di lapangan.
"Soal integritas tolong harus menjadi karakter dari semua politisi Muhammadiyah, termasuk dari Angkatan Muda Muhammadiyah. Kejujuran, amanah, atau sidiq, amanah, tabligh, fathonah itu tidak bisa dibeli siapa pun," katanya.
Hal ini disampaikan Haedar Nashir dalam Silaturahmi Kebangsaan yang digelar oleh PP Pemuda Muhammadiyah dengan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) di Aula Lantai 6 Masjid At Tanwir PP Muhammadiyah Jakarta, Kamis (22/6/2023). Acara ini dihadiri 150 orang kader Pemuda Muhammadiyah dari 34 provinsi yang ingin terlibat dalam kontestasi politik 2024.
"Para kader harus bergerak, intinya, yang mau menempuh akademik silakan, yang mau ke politik silakan, tapi ingat, kuncinya fokus," kata Haedar Nashir dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Jumat (23/6/2023).
Baca juga: Muhammadiyah Soroti Perpanjangan Jabatan Kades Jadi 9 Tahun: Tidak Sehat untuk Iklim Demokrasi
Tak hanya itu, Haedar meminta para kader tidak tergiur dengan cara-cara instan. Ia menekankan pentingnya kerja keras serta integritas selama berada di lapangan.
"Soal integritas tolong harus menjadi karakter dari semua politisi Muhammadiyah, termasuk dari Angkatan Muda Muhammadiyah. Kejujuran, amanah, atau sidiq, amanah, tabligh, fathonah itu tidak bisa dibeli siapa pun," katanya.
Lihat Juga :