Program Betah dan Jumat Curhat Kapolri Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Publik

Senin, 19 Juni 2023 - 13:57 WIB
Ia menegaskan, untuk sistem penerimaan Polri ini sudah baik dan memang transparan. Karena setiap seseorang yang mengikuti test masuk, langsung mengetahui hasil dari tesnya itu.

"Jadi kan langsung itu diumumkan ya, begitu juga tes psikologi. Begitu dia ujian, satu jam kemudian langsung keluar nomernya di komputer ya. Jadi itu sebetulnya sudah sangat bagus sistem ini," ujarnya.

Meski begitu, ia menyebut bahwa tetap masih adanya celah untuk memanfaatkan kelemahan dari sistem teknologi tersebut. Oleh karenanya, kelemahan ini lah yang bisa dijadikan bahan evaluasi Polri dan lebih ditingkatkan lagi pengawasannya agar tidak terulang kembali.

"Tentu ini akan menjadi catatan untuk Polri ya bagaimana bisa melakukan, jadikan bahan evaluasi ya, agar apa yang terjadi dievaluasi agar untuk ke depan bisa semakin baik. Sistemnya sudah bagus, cuma pengawasan yang perlu. Perlu pengawasan peningkatan ya, agar ini kasus-kasus serupa tidak terulang," tuturnya.

Selain meningkatkan pengawasan, ia juga ingin agar adanya tindak tegas terhadap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penerimaan anggota calon anggota polisi.

"Iya kalau ada oknum yang bermain, jangan ragu-ragu, pecat saja bila perlu. Tidak perlu harus namanya, ini kan mereka ini kan jika melakukan seperti itu merugikan terhadap Polri ya, merugikan nama baik Polri. Kalau memang ada terbukti, apalagi sampai menerima sesuatu pecat saja, karena itu pidana ya," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!